Terungkap, Upeti Tambang Balayo Di Bandrol 10 Juta Satu Alat.

Sabtu, 4 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERCAK.ID, Pohuwato – Terungkap melalui salah satu pelaku usaha PETI di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato terkait sejumlah upeti.

Bila menggunakan alat berat jenis escavator, upetinya dibandrol dan mencapai 10 juta rupiah per alatnya.

Hal ini di uraikan salah satu pelaku usaha Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah tersebut, yang enggan namanya disebutkan, saat berbincang dengan sejumlah wartawan beberapa waktu lalu, terkait aktivitas alat yang tak pernah tersentuh hukum.

“Satu alat di minta 10 juta perbulannya bila berkegiatan PETI,” Ungkapnya.

Disentil berapa alat yang beroperasi di wilayah itu, pelaku usaha ini menjelaskan ada 6 alat yang aktif bekerja.

“Sebenarnya ada 8 alat, tapi yang dua itu belum bekerja, jadi belum memberikan upeti.” Ungkapnya datar.

Tim jurnalis media online pun terus mencercah pertanyaan, kepada siapa dana tersebut di setor serta diserahkan.

Pelaku usaha ini menyebutkan satu nama perempuan yang sudah tidak asing lagi bagi pelaku usaha di wilayah Pertambangan.

Disinggung apakah dana terkumpul diantar ke rumahnya atau dijemput, pelaku usaha tersebut menyebutkan nanti akan dijemput langsung.

“Ada yang datang jemput langsung dana itu,” Beber pelaku usaha tambang tersebut.

Diminta menjelaskan apakah dana tersebut sudah termasuk pengamanan, pelaku usaha ini mengaku tidak mengetahuinya, yang pokok mereka tambahnya sudah menyerahkan setoran bulanan.

“Saya tidak tahu, yang penting kami sudah setor, namun bila ada kelebihan dari hasil olahan, pasti kami paham,” Ulasnya.

Dirinya pun menambahkan, lokasi yang diolah sekarang adalah yang sudah pernah dikerjakan dengan alat sedotan, sehingga hasilnya sudah tidak maksimal.

“Bayangkan kami mengolah 2 kas, hasilnya hanya 13 gram, namun tidak menutup kemungkinan ada hasil minim dan ada juga maksimal, dan itu merupakan konsekuensi usaha seperti ini,” pungkasnya.

(PIKO)

Berita Terkait

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan
Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!
PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat
Pesan Sabu dari Makassar via Instagram, Dua Pria Diamankan di Pohuwato
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:10

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:59

KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:48

Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa

Berita Terbaru