SMP Negeri 1 Marisa Luluskan 165 Siswa Tahun Ajaran Ini

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi penamatan siswa oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Marisa, Syahrir Panu kepada 165 siswa, Senin (2-6-2025). (Foto: Istimewa)

Prosesi penamatan siswa oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Marisa, Syahrir Panu kepada 165 siswa, Senin (2-6-2025). (Foto: Istimewa)

BERCAK.ID – Sebanyak 165 siswa kelas IX SMP Negeri 1 (SMPN1) Marisa, Kabupaten Pohuwato, resmi diserahkan kembali kepada orang tua dan wali murid dalam acara penamatan yang digelar di sekolah tersebut, Senin (2-6-2025).

Kegiatan ini menjadi penanda selesainya masa belajar siswa di jenjang menengah pertama setelah tiga tahun menempuh pendidikan.

Kepala SMPN 1 Marisa, Syahrir Panu, M.Pd, menyampaikan bahwa penamatan ini bukan sekadar seremonial, namun menjadi momentum penting dalam mengantarkan para siswa menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Kami berharap kepada semua orang tua agar terus memotivasi anak-anak mereka untuk melanjutkan pendidikan. Jangan biarkan mereka berhenti hanya sampai di sini,” ungkap Syahrir saat ditemui usai kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Syahrir yang juga menjabat Ketua PGRI Kabupaten Pohuwato turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh orang tua dan wali siswa, jika selama proses pendidikan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

“Sebagai manusia biasa, tentu ada kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak. Atas nama lembaga, saya menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya,” tambah dia.

Acara penamatan tersebut berlangsung sederhana sesuai dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato yang menekankan agar kegiatan semacam ini tidak membebani orang tua siswa.

Ketua Komite SMPN 1 Marisa, Rahmat Buluati, S.Sos menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan adalah hasil partisipasi murni dari para orang tua siswa.

Bahkan, mereka membentuk kepanitiaan sendiri guna memastikan acara berjalan lancar tanpa paksaan atau pungutan yang tidak semestinya.

“Sebagai komite, kami hanya menjembatani komunikasi antara sekolah dan orang tua. Tidak ada paksaan, semuanya dilakukan berdasarkan musyawarah orang tua,” tegas Rahmat.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato Riko Ali Idrus, Camat Marisa Mohammad Huntoyungo, unsur KODIM 1313 Marisa, anggota DPRD Nirwan Due, para kepala sekolah se-Sub Rayon 02 Marisa, guru purna tugas, serta para tamu undangan lainnya.

Momen pelepasan siswa ini menjadi simbol kerjasama erat antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendidik generasi muda Pohuwato yang berkarakter dan siap melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi.(*)

Berita Terkait

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan
Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!
PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat
Judi Berkedok Ketangkasan Diduga Beroperasi di Hoya-Hoya Boalemo
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:10

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:48

Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:40

2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI

Berita Terbaru