Bercak.Id,Pohuwato – Aroma masakan dari dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Randangan mulai tercium sejak pagi. Di dalam bangunan yang berada di Desa Motolohu, kompleks Pasar Randangan itu, para petugas tampak sibuk menyiapkan dan mengemas makanan yang nantinya akan dibagikan ke sekolah-sekolah.
Di tengah aktivitas tersebut, Rabu (06/05/2026), Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, datang bersama Wakil Bupati Iwan S. Adam dan Camat Randangan, Saharudin Saleh. Mereka tidak sekadar melihat dari kejauhan, tetapi masuk langsung ke area dapur hingga tempat pengemasan makanan.
Satu per satu proses diperhatikan. Mulai dari cara makanan disiapkan, kebersihan dapur, ketersediaan air, hingga proses packing sebelum makanan diangkut ke sekolah-sekolah di Kecamatan Randangan.
Maklum saja, SPPG Randangan saat ini menjadi satu-satunya unit yang aktif beroperasi dan melayani sekitar 1.800 pelajar. Karena itu, kualitas makanan dan proses pengolahannya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Saipul terlihat beberapa kali berbincang dengan petugas dapur. Ia ingin memastikan makanan yang nantinya disantap para siswa benar-benar layak, higienis, dan sesuai standar gizi.
“Kami berharap pelaksanaan ini benar-benar sesuai SOP yang berlaku. Kami ingin agar anak-anak atau pelajar benar-benar mengonsumsi makanan yang sesuai standar yang telah ditentukan,” ujar Saipul.
Bagi pemerintah daerah, program makanan bergizi bukan hanya soal membagikan makanan. Lebih dari itu, program ini dianggap sebagai bagian penting dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak sekolah.
Karena itulah, seluruh proses mulai dari memasak, pengemasan hingga distribusi diminta dilakukan dengan maksimal. Pemerintah tak ingin ada proses yang diabaikan, apalagi menyangkut makanan yang dikonsumsi pelajar setiap hari.
Di sisi lain, Manajer SPPG Randangan, Fandriyanto Bangga, menyambut baik perhatian pemerintah daerah terhadap pelayanan gizi tersebut.
Menurutnya, pengawasan langsung seperti ini menjadi penyemangat bagi para petugas agar tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pelajar yang menerima manfaat program tersebut.








