BERCAK.ID –Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali memulai langkah pembangunan masjid berbasis komunitas dengan peletakan batu pertama Masjid Al-Adha 12 di Perumahan Alya Residence, Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Minggu (1-6-2025).
Masjid yang mengusung konsep modern ini dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pengembangan spiritual, sosial, dan fisik masyarakat.
Di kawasan ini nantinya akan tersedia taman pengajian dan lapangan olahraga yang menyatu dengan bangunan utama masjid.
“Kita ingin membangun masjid yang hidup, bukan hanya dipakai lima waktu salat, tetapi juga menjadi tempat anak-anak belajar agama, remaja berolahraga, dan masyarakat berkegiatan. Ini masjid yang menyatu dengan kehidupan warga,” ujar Wali Kota Adhan Dambea dalam sambutannya.
Konsep menyatu antara ibadah dan aktivitas sosial ini dinilai sebagai inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat urban di era kini.
Masjid tidak lagi sekadar tempat salat, tetapi juga menjadi pusat kehidupan masyarakat yang aktif dan harmonis.
Proyek pembangunan ini turut didukung penuh oleh sektor swasta. Salah satunya datang dari Direktur PT Dwi Putri Utama Mandiri, H. Masali, yang memberikan kontribusi nyata dalam pembiayaan pembangunan.
“Kami berterima kasih atas dukungan dari H. Masali dan semua pihak yang telah berkontribusi. Masjid ini akan menjadi warisan kebaikan bagi kota ini,” ucap Adhan.
Targetnya, masjid tersebut sudah dapat digunakan masyarakat pada Ramadan 2026 mendatang. Sehingga salat tarawih, pengajian, hingga kegiatan keislaman lainnya bisa digelar secara nyaman di bulan suci nanti.
Masyarakat Dulomo Selatan pun menyambut baik gagasan pembangunan masjid multifungsi ini. Mereka menilainya sebagai masjid visioner yang mampu menghidupkan semangat keagamaan sekaligus menjadi pusat aktivitas sosial yang inklusif.
Sebagai informasi, Masjid Al-Adha 12 ini melengkapi deretan rumah ibadah yang telah dibangun Adhan Dambea, di mana sebelumnya telah berdiri 11 masjid Al-Adha lainnya.
Wali kota dua periode itu bahkan menargetkan pembangunan 50 masjid di Kota Gorontalo, dengan komitmen satu masjid di setiap kelurahan.








