Kecam Intimidasi dan Kebebasan Pers, Wartawan Pohuwato Gelar Unras di Depan Mapolres

Kamis, 5 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Sejumlah Wartawan yang menggelar unjuk rasa

Potret Sejumlah Wartawan yang menggelar unjuk rasa

BERCAK.ID, Pohuwato – Sejumlah wartawan yang tergabung pada Jurnalis Pohuwato melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Pohuwato, (05/10/2023).

Dalam aksi unjuk rasa, Wartawan Pohuwato menuntut oknum Kapolsek Marisa agar segera dicopot atau dimutasi.

Hal ini dipicu lantaran Oknum Kapolsek Marisa diduga telah melakukan tindak kekerasan dan intimidasi kebebasan pers terhadap beberapa wartawan di Pohuwato saat melakukan peliputan aksi unjuk rasa penambang pada 21/09 kemarin.

Dugaan tindakan anarkis tidak hanya dilakukan oleh Kapolsek Marisa, oknum anggota kepolisian lainnya juga diduga turut terlibat kontak fisik terhadap sejumlah wartawan Pohuwato.

Selebaran berisi tulisan “Copot/Mutasi Kapolsek Marisa” menjadi poin utama pada aksi unjuk rasa tersebut.

Potret Sejumlah Wartawan yang menggelar unjuk rasa
Potret Sejumlah Wartawan yang menggelar unjuk rasa

“Kami wartawan Pohuwato kami cinta Polri kecuali bagi mereka yang melukai institusi Polri. kami meminta Kapolres Pohuwato, Kapolda Gorontalo pecat oknum Kapolsek Marisa,” seru masa aksi penuh geram

Adapun beberapa poin yang menjadi tuntutan, antara lain :

1. Mengecam tindak intimidasi, kekerasan oleh oknum anggota Polda Gorontalo, khususnya Polres Pohuwato, atas insiden 21 September 2023.

2. Mengecam tindak intimadasi oleh oknum pejabat utama Polda Gorontalo atas insiden SPKT Polda Gorontalo 3 Oktober 2023

3. Mendesak Kapolda Gorontalo, Kapolres Pohuwato menindak tegas anggota yang Arogan.

4. Meminta Kapolda Gorontalo, Kapolres Pohuwato untuk mensosialisasikan kerja-kerja Pers kepada seluruh anggota Polri.

5. Jika tidak ditindaklanjuti, Pers Pohuwato memboikot seluruh pemberitaan Polda dan Polres Pohuwato.

Menanggapi masa aksi, Wakapolres Pohuwato, Kompol Dian Ardiansyah menyampaikan bahwa pihaknya bersama anggota Polri senantiasa akan menanggapi segala aspirasi yang telah disampaikan dari aksi unjuk rasa wartawan.

Wakapolres Pohuwato : Kompol Dian Ardiansyah
Wakapolres Pohuwato : Kompol Dian Ardiansyah

“Hal ini dikarenakan wartawan merupakan salah satu dari pilar demokrasi. oleh karenanya jika terjadi pemboikotan terhadap kami maka akan berdampak juga kepada masyarakat,” ujarnya.

(PIKO)

Berita Terkait

Pani Gold Mine Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan di Hulawa, Api Sempat Ancam Permukiman
Pani Gold Mine dan PDAM Keruk Sedimentasi Intake Air Terang, Jaga Pasokan Air Bersih Warga Pohuwato
Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan
Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!
PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:43

Pani Gold Mine Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan di Hulawa, Api Sempat Ancam Permukiman

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:39

Pani Gold Mine dan PDAM Keruk Sedimentasi Intake Air Terang, Jaga Pasokan Air Bersih Warga Pohuwato

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:10

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Berita Terbaru