Heboh, Lansia di Randangan Ditemukan Tewas di Rumahnya

Rabu, 29 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi di lokasi sekitar rumah Mbah Dofir, (Foto: Istimewa)

Kondisi di lokasi sekitar rumah Mbah Dofir, (Foto: Istimewa)

BERCAK, ID, GORONTALO – Warga Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang lansia di dalam rumahnya pada Rabu (29/1/2024). Korban, yang diketahui bernama Mbah Dofir (70), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah empat hari tidak terlihat oleh warga.

Menurut keterangan saksi, Suja’i (71), yang merupakan teman dekat korban, ia merasa curiga karena sudah beberapa hari tidak bertemu dengan Mbah Dofir. Khawatir akan kondisinya, Suja’i mendatangi rumah korban untuk memastikan keadaannya.

Setibanya di rumah korban, Suja’i mendapati pintu rumah tidak terkunci. Ia lalu masuk dan memanggil nama korban, namun tidak ada jawaban. Saat memasuki rumah, Suja’i melihat banyak kotoran ayam berserakan di dalam rumah. Ia kemudian masuk ke kamar korban, namun karena kondisi ruangan gelap dan lampu tidak menyala, ia tidak dapat melihat dengan jelas.

“Saya hanya bisa melihat lengannya yang sudah bengkak. Karena korban menggunakan kelambu dan keadaan gelap, saya tidak bisa memastikan lebih lanjut,” ujar Suja’i.

Merasa ada yang tidak beres, Suja’i kemudian pulang ke rumahnya, tetapi pikirannya terus terganggu. Ia lalu mendatangi Parman, keponakan korban, untuk menyampaikan temuannya. Mendengar hal tersebut, Parman segera menuju rumah Mbah Dofir.

Setibanya di lokasi, Parman menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke aparat setempat.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi, sementara pihak TNI-Polri serta petugas Puskesmas Motolohu telah berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak Kepolisian Sektor Randangan membenarkan kejadian tersebut. Sementara itu, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi.

Berita Terkait

Pani Gold Mine Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan di Hulawa, Api Sempat Ancam Permukiman
Pani Gold Mine dan PDAM Keruk Sedimentasi Intake Air Terang, Jaga Pasokan Air Bersih Warga Pohuwato
Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan
Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!
PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:43

Pani Gold Mine Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan di Hulawa, Api Sempat Ancam Permukiman

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:39

Pani Gold Mine dan PDAM Keruk Sedimentasi Intake Air Terang, Jaga Pasokan Air Bersih Warga Pohuwato

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:10

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Berita Terbaru