Gobel Akan Sulap Desa Tilihua Jadi Kampung Kacang Modern, Gandeng Kacang Garuda

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahmat Gobel, Anggota DPR RI Dapil Gorontalo. Foto. Istw

Rahmat Gobel, Anggota DPR RI Dapil Gorontalo. Foto. Istw

Bercak.Id – Anggota DPR RI daerah pemilihan Gorontalo, Rachmat Gobel, menyiapkan Desa Tilihua, Kabupaten Gorontalo, sebagai sentra pengembangan kacang modern yang terintegrasi mulai dari produksi, pengolahan hingga pemasaran.

Program tersebut menjadi salah satu langkah konkret Gobel dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian lokal di Gorontalo.

Menurut Gobel, Desa Tilihua memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan unggulan komoditas kacang. Karena itu, pengembangan desa tersebut tidak hanya difokuskan pada sektor pertanian semata, tetapi juga diarahkan menjadi pusat ekonomi baru berbasis industri pengolahan hasil pertanian.

“Desa Tilihua akan kita dorong menjadi sentra kacang modern. Jadi bukan hanya menanam, tapi juga mengolah dan memasarkannya secara terintegrasi,” ujar Gobel saat memberikan materi Empat Pilar di Desa Rejonergoro, Kecamatan Limboto Barat, Rabu (7/5/2025).

Ia menjelaskan, pengembangan komoditas kacang di Desa Tilihua nantinya akan melibatkan kerja sama dengan Kacang Garuda. Perusahaan tersebut disebut telah menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan komoditas kacang di Gorontalo.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani sekaligus meningkatkan kualitas produksi masyarakat.

“Kita ingin hasil pertanian masyarakat memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Kalau hanya menjual bahan mentah, keuntungan masyarakat terbatas. Karena itu harus ada pengolahan dan pemasaran yang baik,” katanya.

Selain pengembangan produksi kacang, Gobel juga merencanakan pembangunan gudang sebagai pusat pengolahan dan distribusi hasil pertanian masyarakat di Desa Tilihua. Gudang tersebut nantinya akan menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus mendukung rantai distribusi komoditas pertanian agar lebih tertata.

Tidak hanya itu, kawasan pengembangan kacang di Desa Tilihua juga akan diarahkan menjadi kawasan agro wisata. Konsep tersebut disiapkan agar masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari sektor pertanian, tetapi juga dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurut Gobel, konsep pertanian modern harus mampu menciptakan banyak peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Karena itu, kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas umum yang memadai untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

Ia menilai, pengembangan kawasan berbasis komoditas unggulan seperti kacang dapat menjadi model pembangunan desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.

“Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kalau dikelola serius, komoditas lokal bisa menjadi kekuatan besar bagi Gorontalo,” ungkapnya.

Program pengembangan sentra kacang modern di Desa Tilihua ini diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Gorontalo dalam memanfaatkan potensi pertanian lokal secara maksimal dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Pani Gold Mine Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan di Hulawa, Api Sempat Ancam Permukiman
Pani Gold Mine dan PDAM Keruk Sedimentasi Intake Air Terang, Jaga Pasokan Air Bersih Warga Pohuwato
Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan
Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!
PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:43

Pani Gold Mine Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan di Hulawa, Api Sempat Ancam Permukiman

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:39

Pani Gold Mine dan PDAM Keruk Sedimentasi Intake Air Terang, Jaga Pasokan Air Bersih Warga Pohuwato

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:10

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Berita Terbaru