AMBEPEDA Siap Gelar Aksi Besar 12 September, Peringatkan Gelombang Perlawanan Rakyat

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bercak.Id, Pohuwato – Aliansi Masyarakat Bersama Penambang Daerah (AMBEPEDA) resmi menyerukan aksi demonstrasi besar-besaran yang akan digelar pada Kamis, 12 September 2025 mendatang.

Aksi ini disebut-sebut akan menjadi gelombang perlawanan keras masyarakat adat dan penambang, yang sudah muak dengan berbagai persoalan tambang yang tak kunjung mendapat keadilan.

Taufik Dunggio, yang ditunjuk sebagai Jenderal Lapangan, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan bentuk perlawanan rakyat terhadap ketidakadilan.

“Ini akan menjadi aksi massa terbesar. Kami sudah menyebarkan selebaran ke masyarakat, berbicara langsung dengan tukang ojek, pedagang, hingga kabilasa. Banyak yang sudah menyatakan siap turun bersama,” tegas Taufik.

AMBEPEDA menegaskan, persoalan utama yang memicu ledakan kemarahan rakyat adalah hak masyarakat adat atas tambang yang semakin terkikis.

Isu Turunan yang Memanaskan Situasi

  1. Polemik pengalihan status Desa Hulawa
  2. Penciutan wilayah 100 hektare
  3. Permasalahan air bersih Desa Hulawa
  4. Jalan desa yang rusak parah
  5.  Masalah ketenagakerjaan di perusahaan tambang
  6. Polsubsektor Buntulia yang dinilai tidak strategis
  7. Aliran dana CSR perusahaan yang tidak jelas dan tidak tepat peruntukannya

mereka terus diabaikan, aksi 12 September akan menjadi yang terbesar di Pohuwato. Massa disebut siap menutup jalan, menduduki titik-titik vital, bahkan melumpuhkan aktivitas perusahaan tambang.

 

 

Berita Terkait

Pani Gold Mine Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan di Hulawa, Api Sempat Ancam Permukiman
Pani Gold Mine dan PDAM Keruk Sedimentasi Intake Air Terang, Jaga Pasokan Air Bersih Warga Pohuwato
Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan
Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!
PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:43

Pani Gold Mine Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan di Hulawa, Api Sempat Ancam Permukiman

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:39

Pani Gold Mine dan PDAM Keruk Sedimentasi Intake Air Terang, Jaga Pasokan Air Bersih Warga Pohuwato

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:10

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Berita Terbaru