Aktivis Pohuwato Hantam Polisi: Oknum Mabuk Bacok Rekan Sendiri, kapolres Dinilai Gagal jadikan Polisi Mopiyohu

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

aktivis Pohuwato mendesak polres untuk menindak tegas tambang ilegal /istw

aktivis Pohuwato mendesak polres untuk menindak tegas tambang ilegal /istw

Bercak.Id, Pohuwato – Isjayanto Doda, salah satu aktivis Kabupaten Pohuwato, angkat bicara lantang terkait kasus pembacokan yang diduga melibatkan dua oknum polisi yang bertugas di Polres Pohuwato. Ia mendesak keras agar Kapolres Pohuwato mensriusi dan memeriksa kedua oknum tersebut tanpa pandang bulu.

Dalam pernyataannya, Isjayanto menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dianggap sepele. Baginya, apa yang dilakukan oleh oknum aparat itu merupakan bentuk pengkhianatan terhadap institusi kepolisian dan sebuah tamparan keras bagi Polres Pohuwato yang selama ini mengusung tagline “Mopiyohu” — simbol dari pengayoman, kedamaian, dan kedekatan dengan masyarakat.

“Saya selaku pemuda Kabupaten Pohuwato mengecam keras tindakan tidak bermoral yang dilakukan oleh oknum-oknum kepolisian itu. Ini sudah keterlaluan, mereka yang seharusnya melindungi masyarakat justru menciptakan ketakutan. Saya meminta kepada Kapolres Pohuwato agar segera menindak tegas anggotanya yang terlibat, jangan sampai kasus ini ditutup-tutupi,” tegas Isjayanto.

Lebih jauh, ia menyinggung bahwa peristiwa pembacokan ini bermula dari konsumsi minuman keras (miras) yang seharusnya menjadi musuh utama kepolisian. Alih-alih memberantas miras yang selama ini menjadi sumber keresahan di masyarakat, justru oknum aparat kepolisian sendiri yang terjerumus ke dalamnya hingga berujung pada tindakan kekerasan.

“Ironis sekali, miras yang harusnya diberantas malah dikonsumsi oleh aparat. Ini bukan hanya memalukan, tapi juga berbahaya karena telah berujung pada perbuatan brutal seperti pembacokan. Bagaimana masyarakat bisa percaya dengan polisi kalau pelindungnya sendiri justru mabuk dan mengamuk?” lanjutnya.

Kasus ini semakin menambah daftar panjang catatan kelam di tubuh Polres Pohuwato. Isjayanto menilai jika tidak ada penindakan tegas, maka kepercayaan publik terhadap kepolisian di daerah ini akan hancur.

“Jangan sampai ada kesan hukum tumpul ke atas tapi tajam ke bawah. Jika masyarakat kecil yang mabuk lalu membuat keributan, pasti langsung ditangkap. Tapi kalau yang mabuk adalah polisi lalu membacok orang, malah berusaha ditutup-tutupi. Itu jelas mencederai rasa keadilan,” tegas Isjayanto.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik karena melibatkan aparat yang seharusnya menjadi teladan. Masyarakat menunggu langkah cepat Kapolres Pohuwato dan Polda Gorontalo untuk menunjukkan bahwa hukum berlaku bagi siapa saja, termasuk anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran fatal.

“Jangan biarkan nama baik kepolisian di Pohuwato rusak hanya karena ulah segelintir oknum. Tindak tegas mereka, pecat jika perlu. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, agar masyarakat tahu bahwa polisi masih layak dipercaya.”

 

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan
Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!
PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat
Pesan Sabu dari Makassar via Instagram, Dua Pria Diamankan di Pohuwato
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:10

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:59

KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:48

Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa

Berita Terbaru