Aktivis Angkat Suara: Polusi PLTU Anggrek Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bercak.Id, Pohuwato — Aktivis Provinsi Gorontalo, Isjayanto H. Doda, melayangkan peringatan keras kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) agar segera turun tangan menyikapi persoalan Electrostatic Precipitator (ESP) di PLTU Anggrek yang diduga tidak berfungsi optimal.

Menurut Isjayanto, limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari pembakaran batu bara mengandung logam berat yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

“Jika ESP PLTU Anggrek saat ini tidak bisa berfungsi dengan baik, maka polusi udara dari FABA akan bebas terhirup masyarakat. Ini sangat berbahaya jika masuk ke paru-paru,” tegasnya.

Ia mengungkap ancaman serius yang membayangi warga sekitar apabila krisis ini dibiarkan berlarut.

“Menghirup FABA dapat memicu gangguan pernapasan dan dampak kesehatan jangka panjang. Pemerintah harus bertindak konkret untuk menjaga keselamatan rakyat,” jelasnya lagi.

Isjayanto mendesak Pemda Gorut agar tidak berlindung di balik dalih kewenangan dan justru mengabaikan tugas utama melindungi masyarakat.

“Kalau tidak mampu dari sisi kewenangan, cari solusi lain. Jangan hanya pasrah! Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi — Salus Populi Suprema Lex Esto,” tegasnya.

Ia bahkan menilai jika tak ada tindakan nyata dari pemerintah daerah, maka patut diduga mereka tak berpihak pada keselamatan publik.

“Bupati, OPD hingga Forkopimda harus turun langsung ke lapangan. Jangan tunggu ada korban. Polusi udara ini ancamannya nyata dan semakin brutal jika dibiarkan,” tandas Isjayanto.

 

 

Berita Terkait

Pani Gold Mine Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan di Hulawa, Api Sempat Ancam Permukiman
Pani Gold Mine dan PDAM Keruk Sedimentasi Intake Air Terang, Jaga Pasokan Air Bersih Warga Pohuwato
Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan
Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!
PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:43

Pani Gold Mine Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan di Hulawa, Api Sempat Ancam Permukiman

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:39

Pani Gold Mine dan PDAM Keruk Sedimentasi Intake Air Terang, Jaga Pasokan Air Bersih Warga Pohuwato

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:10

Hutan Bugu Diduga Dikapling untuk PETI, 24 Nama Dilaporkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Wilayah Bugu Diduga Diserobot, Warga Puncak Jaya Tantang Pemerintah Bertindak!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Berita Terbaru