Sabung Ayam Kembali Digerebek, Warga Dikabarkan Meninggal Saat Kabur

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga yang temukan dalam keadaan tidak bernyawa saat melarikan diri dari penggerebekan aktivitas sabung ayam oleh aparat kepolisian. Foto: Istw

Seorang warga yang temukan dalam keadaan tidak bernyawa saat melarikan diri dari penggerebekan aktivitas sabung ayam oleh aparat kepolisian. Foto: Istw

Bercak.Id,Pohuwato – Penggerebekan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas perjudian oleh aparat Polsek Biluhu dilaporkan berujung pada meninggalnya seorang warga.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 22.30 WITA, di Desa Biluhu Barat , Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo.

Berdasarkan informasi yang diterima media, seorang warga diduga meninggal dunia setelah berusaha melarikan diri saat aparat melakukan penggerebekan.

“Korban pada saat penggerebekan lari. Kemudian setelah ditemukan, ia sudah terbaring dan tidak bernapas sekitar jam dua belas, ” ujar sumber yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti meninggalnya warga tersebut belum diketahui. Belum dapat dipastikan pula apakah kondisi tersebut berkaitan langsung dengan proses penggerebekan atau faktor lain.

Sumber tersebut mengatakan, tindakan aparat melakukan penggerebekan terhadap aktivitas sabung ayam dinilai sah sepanjang penertiban dilakukan secara konsisten dan tidak tebang pilih.

Menurutnya, peristiwa warga meninggal saat berupaya melarikan diri dalam penggerebekan disebut bukan kali pertama terjadi. Ia mengklaim, kejadian serupa sebelumnya juga pernah terjadi, namun tidak menjadi perhatian publik.

“Penggerebekan sah-sah saja, asalkan dilakukan secara merata,” katanya.

Sementara itu, informasi mengenai identitas korban, penyebab kematian, serta langkah kepolisian terkait peristiwa tersebut masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Saat di konfirmasi melalui via whatsapp kapolsek terkait Ipda Jasmin Daud Saleh belum ada jawaban terkait kejadian tersebut.

Berita Terkait

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat
Pesan Sabu dari Makassar via Instagram, Dua Pria Diamankan di Pohuwato
Judi Berkedok Ketangkasan Diduga Beroperasi di Hoya-Hoya Boalemo
Copot Dirkrimsus Maruly Pardede atau Tangkap AD, Jangan Gantung Perkara Tanpa Kepastian Hukum
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:59

KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:48

Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:40

2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:33

Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat

Berita Terbaru