Rumah Digenang Air, Warga Desa Popaya Curhat: PETI di Sini Juga Libatkan Aparat

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandara Une, seorang warga Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato. (Foto: Istimewa/tangkapan layar)

Pandara Une, seorang warga Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato. (Foto: Istimewa/tangkapan layar)

BERCAK.ID– Sejumlah rumah warga di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato mulai digenangi air pada Kamis (01/05/2025) malam. Warga juga mengeluhkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah tersebut.

Keluhan ini muncul dari Pandara Une, salah seorang warga yang rumahnya juga turut direndam air.

“Ini sudah dari kemarin, Rabu malam sekitar pukul 22.00 Wita ini airnya,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa keadaan itu bukanlah kali pertama terjadi, tetapi setiap wilayah ini diguyur hujan walau hanya gerimis, genangan air akan mulai terjadi.

Kondisi rumah Pandara Une, seorang warga Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato yang mulai digenang air. (Foto: Istimewa/tangkapan layar)

Pandara juga telah melakukan upaya dengan melaporkan situasi ini kepada aparat Desa Popaya tapi belum juga diatasi.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa hal ini terjadi karena adanya aktivitas tambang ilegal (PETI) di sekitar kawasan tersebut.

Bahkan, katanya, para pelaku PETI telah berjanji untuk melakukan normalisasi sungai, tetapi tidak pernah direalisasikan.

Tak sampai di situ, fakta mencengangkan juga muncul dari pengakuan Pandara. Ia sempat menyebut oknum Aparat Penegak Hukum (APH) yang juga diduga terlibat dalam PETI di sekitar lokasi itu.

“Mereka sempat minta air dan meminta izin untuk menaruh mesin di situ. Tapi saya tidak izinkan dan sempat menegur mereka, dan saya akan lapor ke Polda jika memaksa,” ungkapnya.

Setelah teguran yang ia berikan itu, akhirnya para pelaku dan oknum aparat yang diduga terlibat itu belum kembali terlihat olehnya. (*)

Berita Terkait

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat
Judi Berkedok Ketangkasan Diduga Beroperasi di Hoya-Hoya Boalemo
Copot Dirkrimsus Maruly Pardede atau Tangkap AD, Jangan Gantung Perkara Tanpa Kepastian Hukum
PT Gardatama Nusantara Luruskan Isu Kontrak Enam Karyawan, Tegaskan Bukan PHK
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:59

KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:48

Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:40

2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:33

Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat

Berita Terbaru