Bercak.Id, Pohuwato – Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Beni Nento, angkat bicara mengenai dugaan seringnya keterlambatan pembayaran gaji dosen di salah satu kampus yang ada di Pohuwato.
Beni menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengundang pihak kampus untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait masalah tersebut.
“Artinya kita akan coba RDP dan untuk memediasi sehingga tidak akan terganggu juga ini kegiatan kemahasiswaan. kebetulan kan masih di jakarta nanti di liat minggu depan kami akan mengundang pihak rektor dan yayasan terkait yang sudah lama antara gaji gaji ini kita juga mau cari solusi ,” ujarnya,saat di konfirmasi oleh wartawan Bercak.Id lewat via telpon WhatsApp pada senin (16/09/2025).
Lebih lanjut, Beni menegaskan jika persoalan ini masuk dalam ranah kewenangan DPRD Pohuwato, maka pihaknya akan menempuh langkah persuasif untuk penyelesaian.
“ Terkait dengan unipo, mau di cek dulu, apakah unipo itu kewenangannya bisa di DPRD sini, karena biasanya SD, SMP itu kewenangannya kabupaten, kebetulan UNIPO ini berada di pohuwato maka DPRD tentu akan memediasi kembali,” Ujarnya.
Ia menambahkan, langkah DPRD nantinya tetap mengedepankan upaya mediasi agar proses belajar mengajar tidak terganggu.
“pihak DPRD bisa melakukan mediasi terkait dengan antara yayasan dengan rektor dan pihak dosen yang belum berbayarkan, sehingga ini tidak mengganggu mengganggu kegiatan kemahasiswaan karena itu terganggu juga yayasan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, wartawan Hibata.id masih berupaya meminta konfirmasi pihak kampus terkait pernyataan Ketua DPRD Pohuwato tersebut.
Editor: Redaksi








