Bercak,Id, Pohuwato – Dugaan pembongkaran jembatan secara sepihak oleh aparat Desa Torosiaje Laut menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Warga menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan prinsip pemerintahan yang sehat dan transparan, terutama dalam hal-hal yang menyangkut kepentingan publik.
Menurut keterangan warga, pembongkaran jembatan dilakukan tanpa adanya pemberitahuan atau sosialisasi sebelumnya kepada masyarakat setempat. Padahal, jembatan yang dibongkar merupakan akses utama warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kerusakan tersebut tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga dianggap sebagai bentuk pemborosan anggaran negara yang telah digunakan untuk pembangunan jembatan tersebut.
Situasi semakin memicu spekulasi setelah Ketua BPD Torosiaje Laut belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pembongkaran itu. Media Bercak.id sebelumnya telah mencoba mengkonfirmasi pihak terkait pada Sabtu (4/10/2025), namun belum mendapatkan tanggapan apa pun hingga berita ini ditayangkan.
Masyarakat menyatakan bahwa mereka berhak mengetahui alasan di balik pembongkaran yang dinilai dilakukan secara sepihak. Ketidakjelasan informasi dari pihak desa memperkuat dugaan bahwa ada unsur kesengajaan dalam perusakan tersebut.
Salah satu warga, Safran Kasim, melalui unggahan video di akun Facebook pribadinya, memperlihatkan kondisi jembatan yang telah rusak parah. Dalam video tersebut, Safran menduga kuat bahwa tindakan tersebut melibatkan oknum aparat desa.
“Sengaja ini aparat desa bongkar masyarakat punya ini. Ketua BPD ini, dia bongkar jembatan masyarakat, sedangkan kalau tanpa persetujuan kepala desa tidak bisa,” ujar Safran dengan nada tinggi dalam video yang kini beredar luas di media sosial.
Safran juga menyayangkan tidak adanya pemberitahuan kepada masyarakat sebelum jembatan tersebut dibongkar. Ia menilai tindakan tersebut sebagai perusakan yang tidak etis dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Desa Torosiaje Laut maupun Ketua BPD terkait alasan pembongkaran jembatan. Redaksi Bercak.id tetap membuka ruang hak jawab bagi pihak-pihak terkait apabila merasa keberatan atas pemberitaan ini.








