GTI Sulut Dukung TNI dan Kritisi Upaya Pemisahan dari Rakyat

Minggu, 30 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

BERCAK.ID – Ketua Umum DPP Garda Timur Indonesia (GTI) Sulawesi Utara, Lukman Alkatiri, menegaskan bahwa pihaknya memiliki kepentingan dalam menyuarakan dukungan terhadap TNI di tengah adanya isu yang dinilai dapat memisahkan institusi tersebut dari rakyat.

Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di depan Alfamart, Jalan Piere Tendean, Kelurahan Titiwungen Utara, Kecamatan Sario, Kota Manado, yang diikuti oleh sekitar 90 peserta.  

Menurut Lukman, keberadaan TNI tidak dapat dipisahkan dari rakyat karena sejarah mencatat bahwa TNI lahir dari rakyat dan mengabdi untuk kepentingan bangsa. 

“Kenapa kami ada hari ini? Karena ada oknum yang ingin memisahkan TNI dari rakyat. GTI hadir untuk menyatakan sikap bahwa tentara tidak bisa dipisahkan dari rakyat. Institusi ini lahir dari rakyat dan tidak mungkin mengkhianati rakyatnya sendiri,” tegas Lukman.  

Ia menekankan bahwa stabilitas nasional bergantung pada keberadaan TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan negara.  

“Lihat saja, kita bisa tidur nyenyak karena ada tentara yang menjaga perbatasan. Indonesia memiliki ribuan pulau di antara banyak bangsa. Jika satu hari saja TNI ditarik ke barak, apakah negara ini tidak akan kacau? Penjahat bisa masuk dari berbagai arah,” tambahnya.  

Dalam kesempatan itu, Lukman juga menegaskan bahwa dukungan terhadap TNI harus diperkuat, termasuk dalam aspek hukum, agar Indonesia memiliki pertahanan yang kuat dan disegani oleh negara lain.  

“Kita seharusnya mendukung dan memperkuat payung hukumnya agar keamanan negara semakin kokoh. Justru yang harus kita desak adalah perampasan aset para koruptor dan memiskinkan mereka, karena merekalah yang selama ini merugikan negara, bukan hanya pemerintah tetapi juga masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Berita Terkait

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat
Pesan Sabu dari Makassar via Instagram, Dua Pria Diamankan di Pohuwato
Judi Berkedok Ketangkasan Diduga Beroperasi di Hoya-Hoya Boalemo
Copot Dirkrimsus Maruly Pardede atau Tangkap AD, Jangan Gantung Perkara Tanpa Kepastian Hukum
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:59

KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:48

Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:40

2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:33

Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat

Berita Terbaru