Karyawan Lokal Pani Gold Project Prihatin Terhadap Isu Relokasi Penambang

Senin, 2 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERCAK.ID, Pohuwato – Karyawan Pani Gold Project yang berasal dari Bumi Panua menyatakan keprihatinan mereka atas isu relokasi penambang rakyat di Desa Hulawa Kabupaten Pohuwato yang kian membesar dan seolah berubah menjadi bola liar.

Merespon hal tersebut, karyawan Pani Gold Project yang juga warga lokal Pohuwato mengeluarkan pernyataan sikap yang berisi 5 poin, yakni mereka menghormati kegiatan unjuk rasa, mereka meminta jaminan keamanan dari Polri, mereka meminta agar bisa bekerja dengan tenang; mereka tidak menginginkan suasana chaos/kisruh dan mereka berdoa agar semua senantiasa mendapatkan petunjuk dari Allah SWT dalam membuat langkah dan keputusan.

Para karyawan lokal ini menghormati aktivitas unjuk rasa yang terjadi, namun demikian mereka berharap unjuk rasa tidak menimbulkan ekses dan situasi tetap kondusif supaya mereka bisa bekerja dengan optimal.

“Kami dengar akan ada aksi oleh massa penambang yang akan menghentikan pekerjaan kami. Semoga hal itu tidak terjadi karena bisa mengakibatkan keributan antar kita yang notabene sama-sama orang lokal Pohuwato,” kata Ismail Modjo karyawan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) di bagian Site Services asal Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia Selasa, (12/09/2023).

Ia menambahkan bahwa para karyawan juga meminta anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menjamin keamanan agar aktivitas perusahaan bisa berjalan normal.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan melalui rekaman video yang memperlihatkan perwakilan karyawan membacakan sikap mereka. Mereka adalah perwakilan karyawan dari berbagai unit dan dari berbagai perusahaan yang tergabung dalam Pani Gold Project.

Mengingat padatnya kesibukan, tidak semua karyawan lokal bisa mengikuti penyampaian pernyataan sikap tersebut. Hanya perwakilan mereka yang bisa hadir.

Menurut data per April 2023, jumlah total karyawan di Pani Gold Project mencapai 1.444 orang. Khusus untuk karyawan PT PETS dan PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM), komposisi karyawan lokal mencapai 78% dan selebihnya non-lokal.

“Kami berharap agar tetap bisa bekerja dengan tenang. Karena kami juga orang lokal yang punya hak sama dimata hukum. Undang-undang sudah menjamin setiap warga negaranya untuk mendapatkan pelerjaan dan kehidupan yg layak,” kata Bayu Reksa Pakaya membacakan pernyataan sikap tersebut.

Bayu adalah karyawan PT PETS di bagian (HGS) Helicopter Ground Support. Dia berasal dari Kecamatan Randangan.
Seperti diberitakan beberapa media, massa penambang yang menyebut dirinya Majelis Permusyawaratan Rakyat Pohuwato (MPRP) melakukan unjuk rasa di Kantor Pani Gold Project Marisa dan di Kantor DPRD Pohuwato pada Senin, 11 September 2023.

Mereka menuntut kejelasan pembayaran tali asih untuk relokasi penambang rakyat yang beraktivitas di wilayah konsesi pertambangan Pani Gold Project. Koordinator aksi mengeluarkan ultimatum, jika perusahaan tidak membayar tali asih dalam 3 hari, mereka akan menghentikan semua kegiatan perusahaan.

Karyawan lokal berharap tidak terjadi keributan antara pengunjuk rasa dan karyawan yang hanya akan merugikan semua pihak. Mereka berharap semua permasalah dibicarakan secara baik-baik dengan sopan dan bermartabat.

“Semua bisa dibicarakan baik-baik, seperti nasehat lo ta mongopanggola “ito ngaamila bomohutato,” kata Alan Mbuinga karyawan PT PETS di bagian EA Support yang berasal dari Desa Botubilotahu Kecamatan Marisa.

(PIKO)

Berita Terkait

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat
KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!
Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa
2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI
Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat
Pesan Sabu dari Makassar via Instagram, Dua Pria Diamankan di Pohuwato
Judi Berkedok Ketangkasan Diduga Beroperasi di Hoya-Hoya Boalemo
Copot Dirkrimsus Maruly Pardede atau Tangkap AD, Jangan Gantung Perkara Tanpa Kepastian Hukum
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:49

PETI Bugu-Taluditi DiDuga Kebal Hukum! Alat Berat Terus Beroperasi, Nama Oknum Brimob Mencuat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:59

KETIKA ASPIRASI DI BALAS REPRESIF: MAHASISWA BUKAN MUSUH NEGARA!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:48

Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Pohuwato Perkuat Pembinaan Karakter Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:40

2.450 Liter Solar Bersubsidi Diamankan Satreskrim Polres Pohuwato, Diduga Untuk PETI

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:33

Dijual di Atas Harga Normal, 91 Liter BBM Bersubsidi Disikat Aparat

Berita Terbaru