BERCAK.ID – Pihak birokrasi kampus Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo dipanggil DPRD Provinsi Gorontalo terkait dugaan sejumlah isu yang masih simpang siur.
Panggilan itu ditujukan agar pihak kampus UBM Gorontalo dapat menyampaikan klarifikasi serta penjelasan langsung di Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Dalam RDP yang dilaksanakan pada Senin (24/03/2025), turut menghadirkan sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus.
Diketahui, sbeleumnya aliansi mahasiswa ini telah melakukan aksi di kampus UBM menuntut dugaan pembatasan aktivitas mahasiswa berorganisasi ekstra.
Kemudian, terkait dengan dugaan adanya pelecehan seksual serta Drop Out (DO) dan diskorsingnya beberapa mahasiswa yang diduga karena memberikan kritik terhadap kampus.
Dalam RDP ini, puluhan mahasiswa masih membawa tuntutan yang sama saat melakukan aksi demonstrasi.
Hingga kini, RDP yang difasilitasi DPRD Provinsi Gorontalo ini msasih terus berlangsung dan belum mendapatkan titik temu dari kedua bela pihak.








