Bercak.Id,Pohuwato – Suasana mencekam menyelimuti kehidupan salah aktivis Forum Pemuda Gorontalo, Zasmin Dalanggo, setelah dirinya diteror oleh nomor tak dikenal. Teror itu diduga kuat berkaitan dengan keberaniannya mengungkap praktik tambang batu hitam ilegal di wilayah Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Zasmin mengaku menerima pesan WhatsApp ancaman yang berisi kata-kata kasar dan intimidatif.
Isi pesannya menggetarkan: “Bajingan kamu… Mau nyari masalah dengan kami yahh? Koq udah pada diam, biasa koar-koar di media. Kenapa, udah takut yahh? Bro Kendi ama Robin itu orang kuat dalam setiap bisnisnya, begitu juga si Warsono. Mending pulang kampung aja, ngapain lama-lama di Jakarta. Mau buat laporan atau koar-koar di media, nggak ngaruh buat bos kami.”
Ucapan itu menjadi sinyal bahaya bagi Zasmin yang selama ini vokal menyoroti aktivitas tambang ilegal yang diduga melibatkan oknum-oknum berpengaruh.
“Nomor yang tidak dikenal terus meneror saya, semua terkait persoalan batu hitam. saya mau bikin suasana kondusif dulu dan saya melapor,” ungkap Zasmin.
Ia juga menceritakan insiden mencekam saat berada di lapangan: “Waktu itu saya lagi di lokasi ambil video dan poto batu hitam yang akan di antar menggunakan truk kemudian ada beberapa orang yang mendekat. Salah satunya naik motor trail, di belakangnya saya lihat ada pisau. Saya langsung lari. Setelah itu mereka ramai-ramai datang, sekitar dua puluh orang, karena merasa terancam saya langsung lari.”
Kini, Zasmin berencana melaporkan semua bentuk ancaman yang ia alami ke pihak berwajib. “Saya sudah pegang bukti-buktinya,” tegasnya.
Kasus ini menambah daftar panjang teror terhadap aktivis lingkungan di Indonesia, yang kerap menjadi sasaran intimidasi saat mengungkap kejahatan lingkungan dan bisnis kotor di baliknya.








